Memiliki komputer dengan sistem operasi windows 7
seharusnya dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan dimulai dari
proses booting atau pertama kali komputer menyala. Sistem core pada
laptop atau komputer yang dipadu dengan sistem operasi windows 7 Dapat
membuat proses booting komputer hanya dalam waktu kurang dari 20 detik.
Namun mengapa pada beberapa komputer dengan spesifikasi sama mengalami
proses booting yang cukup lama. Beberapa penyebab proses booting menjadi
lama dapat kita lihat di bawah ini

Cek Memori Komputer
Memori komputer atau RAM adalah faktor utama mempercepat booting windows 7. Sebuah memory komputer dapat rusak pada bagian cluster tertentu, dimana kerusakan yang terjadi masih memungkinkan windows menjalankan proses namun mengalami kesulitan di bagian tertentu hingga proses menjadi lambat. Lakukan cek pada memori komputer anda menggunakan beberapa tools seperti Memtest86+, memory diagnostic, atau windows memory diagnostic bawaan cd windows 7. Software atau tools akan memberitahu anda jika memori anda mengalami cacat atau rusak.
Bad Sector
Kasus ini adalah penyebab utama proses booting komputer menjadi lambat. Untuk memastikan hardisk anda dalam keadaan normal. Lakukan test hardisk menggunakan Aplikasi CMD bawaan windows 7. Buka CMD sebagai administrator, ketikan CHKDSK pada layar hitam CMD. Kemudian biarkan proses pengecekan dilakukan oleh windows. Jika hardisk anda mengalami bad sector maka windows akan memberithau anda dan mencoba memperbaiki jika memungkinkan. Proses ini akan memakan waktu lama. Bila Windows tidak mampu memperbaiki disarankan anda menggunakan software khusus untuk memperbaiki bad sector.
Virus
Virus komputer saat ini memang jarang sekali dapat menginfeksi files booting. Namun beberapa virus akan beraksi pada sistem autorun sehingga membuat proses booting windows untuk masuk kehalaman desktop menjadi sangat lambat. Scan komputer anda menggunakan antivirus terbaru untuk memastikan komputer anda terbebas dari virus. sehingga proses mempercepat booting windows 7 dapat anda capai.
Terlalu banyak autorun di startup
Sejatinya autorun adalah sebuah proses untuk mengotomatiskan beberapa proses agar berjalan pada saat windows dinyalakan. Namun pada kenyataannya autorun dari berbagai instalasi aplikasi yang menumpuk pada proses startup, membuat proses booting windows 7 menjadi lambat. Matikan semua proses autorun yang tidak penting pada windows anda dengan cara mengetikan msconfig pada box di menu start windows 7, kemudian silahkan pilih startup dan uncheck pada proses yang ingin anda matikan. Pilih Disable all jika anda yakin semua proses startup tidak anda butuhkan.
CD ROM
Periksa CD/DVD Rom anda, pastikan drive dalam keadaan kosong sehingga windows tidak perlu melakukan proses loading isi drive ketika booting. Ini teknik paling sederhana untuk memahami cara mempercepat booting windows 7.
Seting Maksimalkan Resource Untuk Booting
Windows membatas penggunaan resource pada saat booting, hal ini dikarenakan proses booting dianggap tidak memerlukan resource yang terlalu banyak. Jika anda penggemar kecepatan, tidak ada salahnya mengaktifkan fitur untuk memaksimalkan resource prosesor dan memory pada proses botting. Caranya cukup mudah ketikan msconfig pada box menu start windows 7. Pilih tab boot, kemudian klik barisan tulisan windows 7 sehingga tersorot berwarna biru, lanjutkan dengan memilih advanced options, centang kotak pada Number of processors, dan pilih prosesor sesuai dengan jumlah core yang dimiliki komputer anda, centang juga pada kotak Maximum memory dan pilih maksimal memory yang anda miliki. Lalu klik Ok dan restart komputer anda. Lihat perubahan proses booting komputer anda. Trik mempercepat booting windows 7 satu ini memang tidak terlalu populer, namun terbukti dapat mempercepat proses booting windows 7 kurang dari 20 detik.
- Memori komputer sudah mengalami kerusakan
- Bagian sector dari hardisk mengalami bad sector
- Adanya virus yang menyerang proses sistem booting.
- Terlalu banyak autorun di startup yang berjalan
- Adanya CD kondisi cacat dalam hard drive atau DVD Rom
- Maksimal resource pada booting tidak diseting
Cek Memori Komputer
Memori komputer atau RAM adalah faktor utama mempercepat booting windows 7. Sebuah memory komputer dapat rusak pada bagian cluster tertentu, dimana kerusakan yang terjadi masih memungkinkan windows menjalankan proses namun mengalami kesulitan di bagian tertentu hingga proses menjadi lambat. Lakukan cek pada memori komputer anda menggunakan beberapa tools seperti Memtest86+, memory diagnostic, atau windows memory diagnostic bawaan cd windows 7. Software atau tools akan memberitahu anda jika memori anda mengalami cacat atau rusak.
Bad Sector
Kasus ini adalah penyebab utama proses booting komputer menjadi lambat. Untuk memastikan hardisk anda dalam keadaan normal. Lakukan test hardisk menggunakan Aplikasi CMD bawaan windows 7. Buka CMD sebagai administrator, ketikan CHKDSK pada layar hitam CMD. Kemudian biarkan proses pengecekan dilakukan oleh windows. Jika hardisk anda mengalami bad sector maka windows akan memberithau anda dan mencoba memperbaiki jika memungkinkan. Proses ini akan memakan waktu lama. Bila Windows tidak mampu memperbaiki disarankan anda menggunakan software khusus untuk memperbaiki bad sector.
Virus
Virus komputer saat ini memang jarang sekali dapat menginfeksi files booting. Namun beberapa virus akan beraksi pada sistem autorun sehingga membuat proses booting windows untuk masuk kehalaman desktop menjadi sangat lambat. Scan komputer anda menggunakan antivirus terbaru untuk memastikan komputer anda terbebas dari virus. sehingga proses mempercepat booting windows 7 dapat anda capai.
Terlalu banyak autorun di startup
Sejatinya autorun adalah sebuah proses untuk mengotomatiskan beberapa proses agar berjalan pada saat windows dinyalakan. Namun pada kenyataannya autorun dari berbagai instalasi aplikasi yang menumpuk pada proses startup, membuat proses booting windows 7 menjadi lambat. Matikan semua proses autorun yang tidak penting pada windows anda dengan cara mengetikan msconfig pada box di menu start windows 7, kemudian silahkan pilih startup dan uncheck pada proses yang ingin anda matikan. Pilih Disable all jika anda yakin semua proses startup tidak anda butuhkan.
CD ROM
Periksa CD/DVD Rom anda, pastikan drive dalam keadaan kosong sehingga windows tidak perlu melakukan proses loading isi drive ketika booting. Ini teknik paling sederhana untuk memahami cara mempercepat booting windows 7.
Seting Maksimalkan Resource Untuk Booting
Windows membatas penggunaan resource pada saat booting, hal ini dikarenakan proses booting dianggap tidak memerlukan resource yang terlalu banyak. Jika anda penggemar kecepatan, tidak ada salahnya mengaktifkan fitur untuk memaksimalkan resource prosesor dan memory pada proses botting. Caranya cukup mudah ketikan msconfig pada box menu start windows 7. Pilih tab boot, kemudian klik barisan tulisan windows 7 sehingga tersorot berwarna biru, lanjutkan dengan memilih advanced options, centang kotak pada Number of processors, dan pilih prosesor sesuai dengan jumlah core yang dimiliki komputer anda, centang juga pada kotak Maximum memory dan pilih maksimal memory yang anda miliki. Lalu klik Ok dan restart komputer anda. Lihat perubahan proses booting komputer anda. Trik mempercepat booting windows 7 satu ini memang tidak terlalu populer, namun terbukti dapat mempercepat proses booting windows 7 kurang dari 20 detik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar